Selasa, 19 Mei 2020

Menginspirasi atau tidak tulisanmu itu?



Formula satu hari lima paragraph mungkin dosis yang tepat bagi orang yang belum bisa menulis istiqomah sepertiku. Seperti anak kecil yang perlu dipaksa belajar ini itu. Alhamdulillah aku dan teman-teman di grup "Maarif Menulis" memiliki orang tua dan senior-senior yang telaten.

Okelah kali ini temanya ini saja. "Menginspirasi atau tidak tulisanmu itu?"

Sudahlah kita tidak perlu memikirkan itu. Menulis saja itu ibadah. Lho kok bisa? Menulis itu adalah tugas setiap anak manusia untuk mempertanggungjawabkan apa yang ia pilih dalam hidup. Waduh, bahasamu kok gak bisa dimengerti?

Oke oke. Begini. Menulis itu menasehati diri atau orang lain dengan ikhlas. Lha, kalo begini gue paham. Terus, terus. Menulis itu membuatmu bijak. Wah, kalo ini perlu penjelasan. Menulis membuatmu memiliki kecerdasan jiwa yang terampil.

Memang sih, ada tulisan yang memiliki impact (dampak) baik dan buruk pada seseorang. Itu sih pemikiran yang terlalu jauh. Bahkan kulit pisang pun bisa untuk membunuh orang (membuat orang terpeleset dengan itu).

Menulislah apapun. Yakinlah ketika kamu sudah memiliki gudang tulisan yang berlimpah. Jiwa ini akan memilih untuk menjadi seorang pribadi yang baik. Sejahat-jahatnya orang pasti mengharapkan anaknya adalah orang yang baik.

4 komentar: