Jumat, 30 Oktober 2020

Ibnul Qash

Ahmad bin Abi Ahmad al-Thabari, Syekh Imam (Guru Besar Para Imam), memiliki julukan/ kun-yah Abul Abbas bin al-Qash. Beliau adalah Imam (Pemimpin segalanya) pada masanya. Maha karya tulis Beliu diantaranya adalah Al-Talkhis, Al-Miftah, Adab Al-Qadi, Al-Mawaqit dan lain-lain dalam bidang Fiqh.

Ibnul Qash adalah seorang Imam Besar yang belajar Fiqh langsung kepada Abi Al-Abbas Bin Suraij. Beliau tinggal di Tabaristan. Para Ulama di Tabaristan berguru kepada Beliau.

Kemudian, Beliau digantikan oleh muridnya yang bernama Abu Ali al-Zujaji. Hal ini karena beliau hendak tinggal di Torsus. Beliau memimpin para prajurit di garis terdepan. Beliau syahid di sini pada tahun 335 M.

Telah masyhur bahwasanya Tokoh ini adalah termasuk orang paling khusyu ketika bercerita. Di antara cerita-cerita terkenal itu adalah sebagai berikut:
Suatu ketika beliau membawakan sebuah cerita di depan masyarakat Torsus. Dia bercerita tentang sifat-sifat keagungan Allah, kewibawaan-Nya, dan siksaan-Nya. Tenggelamlah beliau dalam rasa takut kepada Allah. Sehingga beliau pingsan dan meninggal.

Isi hati akan mempengaruhi ucapan dan tindakan. Semakin penuh isi hati, semakin berbobotlah ucapan dan tindakan. Cinta itu memang tak tampak. Tapi lebih jelas daripada apa yang tampak di depan. Ya Allah. 
اللهم ارزقنا حبك و حب من أحبك
Continue reading Ibnul Qash

Kamis, 29 Oktober 2020

Mati atau Hidup

Mati adalah akhir dari seluruh makhluk di dunia ini. Akhir adalah penentu nilai. Akhir adalah waktu penilaian. Baik di awal menjadi tak berarti jika akhirnya buruk.
Mati dalam kebaikan adalah keinginan setiap orang. Namun, tak seorang pun yang tahu kapan mati datang. Kecuali makhluk yang sangat sedikit, hampir saja tidak ada. Pada akhirnya, kita hanya bisa berusaha dan berdoa.

Betapa menyedihkan kehidupan orang yang takut mati. Betapa menyedihkannya kehidupan orang yang takut kehilangan dunia yang pernah ia miliki. Karena hal itu di luar kemampuannya. Semua telah ditentukan oleh Sang Pencipta. Semua dalam Ilmu Rahasianya. Bahkan Dokter nomor satu pun tak tahu kapan datangnya kematian.

Apakah mati lebih baik?
Apakah hidup lebih baik?
Selanjutnya, para Ulama saking pasrahnya memiliki doa sebagai berikut: 
اللهم إن كان ميتا خيرا لي فأمتني
Ya Allah, Jika mati lebih baik bagiku, maka matikan aku.
إن كان حيا خيرا لي فأحيني
Jika hidup lebih baik bagiku, hidupkan aku

Doa ini mungkin kasar bagi sebagian orang. Mungkin kurang sopan bagi sebagian orang. Mungkin tak enak didengar. Namun, jika kita mau masuk lebuh dalam, kita akan merasakan kedamaian dan ketentraman hidup. Bahwa kita hanya bisa berusaha. Pelaku kebaikan sesungguhnya adalah Allah Sang Maha Pengatur. Alhamdulillah....
Continue reading Mati atau Hidup