Mati adalah akhir dari seluruh makhluk di dunia ini. Akhir adalah penentu nilai. Akhir adalah waktu penilaian. Baik di awal menjadi tak berarti jika akhirnya buruk.
Mati dalam kebaikan adalah keinginan setiap orang. Namun, tak seorang pun yang tahu kapan mati datang. Kecuali makhluk yang sangat sedikit, hampir saja tidak ada. Pada akhirnya, kita hanya bisa berusaha dan berdoa.
Betapa menyedihkan kehidupan orang yang takut mati. Betapa menyedihkannya kehidupan orang yang takut kehilangan dunia yang pernah ia miliki. Karena hal itu di luar kemampuannya. Semua telah ditentukan oleh Sang Pencipta. Semua dalam Ilmu Rahasianya. Bahkan Dokter nomor satu pun tak tahu kapan datangnya kematian.
Apakah mati lebih baik?
Apakah hidup lebih baik?
Selanjutnya, para Ulama saking pasrahnya memiliki doa sebagai berikut:
اللهم إن كان ميتا خيرا لي فأمتني
Ya Allah, Jika mati lebih baik bagiku, maka matikan aku.
إن كان حيا خيرا لي فأحيني
Jika hidup lebih baik bagiku, hidupkan aku
Doa ini mungkin kasar bagi sebagian orang. Mungkin kurang sopan bagi sebagian orang. Mungkin tak enak didengar. Namun, jika kita mau masuk lebuh dalam, kita akan merasakan kedamaian dan ketentraman hidup. Bahwa kita hanya bisa berusaha. Pelaku kebaikan sesungguhnya adalah Allah Sang Maha Pengatur. Alhamdulillah....
0 komentar:
Posting Komentar