Bagi insan berjiwa kerdil. Ia akan menepisnya, menghalaunya, dan mengusirnya. Mengusir segala pikiran yang bertentangan apa yang biasa rasa nyaman selama ini.
Bagi insan berjiwa besar, ia akan mencintai pikiran aneh itu, mendalami setiap lubang gelap lorongnya. Menyelidik segala kemungkinan yang mengelilinginya. Mencari ilmu yang tersembunyi di dalamnya. Semakin sukalah dia akan hal hal aneh yang melintas di pikirannya.
Pikiran ini seperti nubuwwah atau kenabian. Seperti itu ya seperti. Tidak sama dengannya. Tidak semua orang mengalami lintasan pikiran yang sama. Tidak semua orang berhasil memecahkan masalah yang melintas di pikirannya.
Berbahagialah kamu yang dianugerahi Allah pikiran-pikiran aneh. Itu adalah hadiah besar. Namun, kita harus memanfaatkannya secara benar. Agar tak menjadi musibah.
Bagi insan yang tak mampu atau hampir saja tak mampu mengatasi pikiran-pikiran aneh, mendekatlah kepada sang Guru. Kamu akan tercerahkan
Ngengkleng... opo sami karu bludrek pak
BalasHapus