Minggu, 31 Mei 2020

Baik Buruk



Baik atau buruk masing-masing ada 3. Baik menurut saya. Baik menurut kamu. Dan baik yang sesungguhnya. Buruk juga begitu. 

Baik menurut saya, ini pertama kali menjangkiti setiap jiwa manusia. Istilahnya kemudian berkembang menjadi egois, keakuan, serba aku, mementingkan diri sendiri, dan sebagainya. Ketika keakuan menonjol, maka akan sering memicu konflik. Apalagi jika keakuan ini menjangkiti sekelompok orang atau bahkan bangsa. Perang wis.... 

Selanjutnya baik menurut kamu, baik menurut dia. Keduanya ini bisa menjadi opini. Bisa mendatangkan budaya meramal. hahaha. 

Yang terakhir adalah baik secara hakiki. Ini menjadi tantangan setiap manusia karena dibekali akal dan hati. Akal dan hati bisa mencapai itu. Dan Tuhanlah di ujung jalannya.  

Manusia yang berilmu dan berhati nurani bisa mendekati hakikat kebaikan dan kebajikan ini. Jalan yang panjang atau pendek itu pasti kita lalui. Lika liku jalan menggoda pejalan. Selamat menempuh jalan kebajikan dan kebaikan. 

6 komentar:

  1. Setiap orang pastinya punya 'keakuan", hanya saja besar kecilnya"keakuan" satu orang dgn yang lainnya tidaklah sama.

    BalasHapus
  2. Baik buruk.. tulisan yg baik untuk instropeksi diri...mtr swn

    BalasHapus
  3. Kebaikan itu fitrah, kacamata harus min 4G

    BalasHapus
  4. Kurang satu pak... Baik bagi saya dan bagi kamu, artinya baik bagi kita...

    BalasHapus