Perlu banget kita curiga atas fenomena Covid-19. Prof. Irwan Abdullah mengungkapkan 3 kecurigaan akademis. Ini beliau sampaikan dalam Webunar yang diselenggarakan oleh LP2M IAIN Ponorogo. 27 Mei kemarin. Selengkapnya bisa di lihat di https://youtu.be/V8l3_a9eEoU
Pertama, Tingkat infeksi yang rendah. Orang yang terinfeksi dalam sejumlah populasi manusia hanyalah 0,008 %. Artinya, dari 100.000 orang, yang terinfeksi 8 orang. Namun, kenapa tingkat infeksi yang rendah ini membuat kita ambyar?
Kedua, Kesalahpahaman. Kenapa 1 orang di dalam rumah yang dinyatakan positif, kemudian seluruh anggota keluarga menjadi ambyar. Kenapa 1 orang penduduk desa, kemudian seluruh penduduk desa menjadi ambyar.
Ketiga, Tingginya tingkat kematian. Covid-19 ini merupakan kelanjutan dari SARS. Covid-19 memiliki tingkat kematian 2-3%. Paling banyak 3-4%. Ini adalah toleransi. Jadi, jika kematian yang terjadi adalah sampai 6%, maka penyebab kematiannya bukanlah Covid-19.
Kita harus memiliki kecurigaan-kecurigaan di atas. Kecurigaan ini akan membuat kita waras. Kecurigaan yang menghilangkan ketakutan. Selanjutnya kewarasan itu kita tularkan ke lingkungan kita. Mugi Waras....

Sae sae sanget.. Untuk balancing info
BalasHapusMenjadi ambyar, sebab bumi butuh istirahat pak ngud....
BalasHapusIlmu lagi. Bermanfaat.
BalasHapusMantab...
BalasHapus