Minggu, 21 Juni 2020

Borobudur Kita

Salim Lee dari rumahnya Perth Australia menjadi pemateri Webinar sore tadi. Menjelaskan sejarah Candi Borobudur. Membacakan makna struktur dan reliefnya. Materi bisa anda download di bit.ly/MateriBorobudurKawedhar01

Webinar bertema "Borobudur: Kawedhar Dulu, Kini, dan Akan Datang". Begitu menarik penyampaian beliau. Dia pernah berguru langsung kepada Dalai Lama. 

Jadi, pengetahuannya begitu lengkap tentang ajaran Buddha. Pas dengan ajaran yang ada di bangunan Borobudur. Karena, dulu agama yang populer ketika candi itu di bangun adalah agama Buddha.

Pada waktu itu, Candi Borobudur adalah tempat untuk mencetak orang baik dan terdidik. Semacam sekolah tinggi atau asrama kalo sekarang. Dengan media pembelajaran diantaranya adalah relief-relief di sana.

Borobudur merupakan warisan leluhur kita. Kemudian menjadi warisan dunia. Ajarannya begitu universal. Tidak perlu kita besarkan sentimen agama kita. Kemudian tidak mau memahami warisan nenek moyang kita. Itu tidak bijak. Agama mungkin hanya sebagai sarana untuk menyampaikan ajaran.

Ada peserta bertanya: Ada relief yang berisi gambar tentang orang yang berbohong. Kemudian disiksa di neraka dengan dipotong lidahnya. Apakah neraka itu tempat atau perasaan? Temukan jawabannya di bagian akhir video lengkapnya di link berikut: https://youtu.be/HT-sELM7hqM

0 komentar:

Posting Komentar