Sabtu, 30 Mei 2020

Pembelajaran Online Pake Apa Aja Dah


WhatsApp menjadi populer karena mudah digunakan. Banyak guru kemudian memakai WhatsApp ini untuk pembelajaran online (daring). Namun, WhatsApp bukanlah aplikasi LMS (Learning Management System).

Penggunaan WA sebagai pembelajaran daring itu tidak standar. Sehingga, sebagian guru menggunakan cara instan. Apa? Hanya kirim tugas. Seperti bertransaksi dengan mesin. Tidak manusiawi.

Patutlah, komplen dari banyak orang tua terberitakan. Selanjutnya, Mas Mentri memyarankan agar tidak banyak memberi tugas yang membebani. Tugas yang menambah beban hidup di masa pandemi. 

Semakin heterogen siswa, semakin berisiko untuk terjadi penularan. Sehingga sekolah yang memiliki siswa dari berbagai desa, akan terdampak. Terdampak berkurangnya siswa. 

Lebih baik dari yang atas adalah menggunakan google form. Ini hanya menuntut siswa untuk menjawab pilihan ganda atau isian. Goggle Form merupakan salah satu fasilitas yang bisa digunakan dalam LMS Google Classroom. 

LMS yang standar adalah Google Classroom, Schoology, dan masih banyak lagi. Ruangguru, Quipper, Zenius, Rumahku, merangkum LMS dengan diisi materi dan manajemen kelas dalam satu platform. 
Lembaga konvensional tidak menyelenggarakan daring. 

Apapun alat yang digunakan dalam pembelajaran online. Pembelajaran menjadi menarik jika antara guru dan murid saling memahami. Tidak harus mahal. Tidak harus menghabiskan banyak kuota. (MS) 

4 komentar: