Rabu, 24 Juni 2020

Elang Yang Tak Tahu Sayapnya

Kita itu seperti elang kecil yang baru ja menetas. Anggap aja namanya Siti. Tiba-tiba gempa atau angin kencang menghempas. Jatuhlah Siti di sekelompok anak ayam yang lagi mengumpul dengan induknya. 

Tiap hari Siti selalu bersama anak-anak ayam yang mencari makan bersama induk ayam. Suatu hari ia melihat sekelompok Elang terbang. Terbang dengan mengepakkan sayap. Terbang tinggi di langit. 

Terbersitlah dan terucaplah. Wow aku ingin seperti elang itu. Terbang bebas di langit yang tinggi. 

Teman-temannya menertawainya. Hahaha, kamu gaka akan bisa terbang, Siti. Jangan mimpi kamu. Kamu itu ayam. Kata-kata itu selalu memenuhi telinganya. 

Kata yang sama dengan variasi sedikit berbeda juga datang dari induk ayam. Kamu gak perlu mimpi tetbang ya,  Siti. Kamu itu ayam. 

Seluruh lingkungannya mengatakan bahwa Siti itu ayam. Musnahlah seluruh harapan terbang Siti. Lama kelamaan Siti tak bisa senang dengan kehidupannya.

Beberapa bulan kemudian, Siti mati bersama putus asanya tak bisa terbang. Padahal, Siti itu anak elang. Yang harusnya bisa terbang di langit

9 komentar:

  1. Siapa yang mengatakan elang sebagai ayam itulah yang berpengaruh besar bagi kehidupan Siti.

    BalasHapus
  2. Kasihan sekali Siti.... Dia berada di lingkungan yg tdk mendukungnya sehingga bakat terpendam nya tdk bisa muncul,ditambah kurangnya usaha dari Siti sendiri utk menggali bakatnya...

    BalasHapus
  3. Siti, tragedi perempuan yang tak pernah usai..🤭

    BalasHapus