Rabu, 17 Juni 2020

Pasaran Pusaran


Pasaran Pusaran setidaknya memiki empat makna. Bisa bermakna (1) Pasar yang membawa pada kematian. Bisa bermakna (2) bermain pasar dalam pusaran. Bisa bermakna (3) Waktunya berpusar. Bisa bermakna (4) waktunya mati.

Pasaran Pusaran bisa dimaknai (5) Tempat diperjualbelikannya kekuasaan. Masih begitu lekat ingatan kita tentang harga jual kursi. Dari kursi presiden sampai lurah. Dari kursi Wakil rakyat di senayan sampai wakil rakyat di daerah. Semua ada harganya. 

Memang tidak ada harga resmi yang ditampilkan di daftar menu kursi. Namun, budaya masyarakat kita masih mengakuinya. Secara slintutan, sembunyi-sembunyi. Sok tidak tahu.

Meskipun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah terbentuk. Dan tertata rapi dari tingkat pusat sampai desa. Namun, praktik beli suara masih saja laku keras. 

Masyarakat tak melihat siapa calon pemimpinnya. Tapi melihat berapa uang yang diserahkan untuk membeli suara. Semua sistematis dan menyusup begitu saja dengan membudaya.

Makna lain dari Pasaran Pusaran adalah (6) Harga resmi kekuasaan.
(7) Kekuasaan yang kurang baik mutunya.
(8) Jangka waktu 5 hari dalam kekuasaan.
(9) Waktunya mengendalikan.
(10) Waktunya memimpin.

Ada 10 Makna. Mari kita diskusi.... (MS) 

0 komentar:

Posting Komentar