Selasa, 16 Juni 2020

Kata Sondlot

Kata Sondlot ku dengar di masa kecilku. Tepatnya di keluargaku. Entah kenapa istilah ini tidak familiar di luar keluargaku. Mungkin aku saja yang kurang pergaulan. 

Sondlot adalah plesetan dari potelot, potlot, pensil (menurutku). Benar tidaknya ya namanya juga pendapat. Perlu riset lebih lanjut mengenai asal mula (epistemologi) istilah ini muncul.

Sondlot atau pensil adalah alat tulis. Seringkali di pagi hari sebelum atau setelah sarapan, ayahku mengajariku menulis. Aku lom masuk sekolah waktu itu. Ketika usia sekolah, aku langsung masuk kelas 1. Tanpa TK. 

Meski ayahku petani, namun Ia sangat konsen dengan bagaimana aku belajar. Tak henti-hentinya setiap sarapan beliau mengajariku pipolondo. Ping poro lan sudo. Perkalian, pembagian, penjumlahan, pengurangan. 

Meskipun aku lom masuk sekolah, aku sudah hafal perkalian sampai sampai 10*10. Menyenangkan rasanya bisa menjawab pertanyaan tentang perkalian. Setiap kotak atau lembar selalu disodorkan oleh ayahku untuk dibaca. Itulah rutinitas pagi saat sarapan. 

2 komentar: