Kamis, 04 Juni 2020

Rasa Bangsa


Rasa bangsa
Tak ada yang mampu menemukan rasa, 
tanpa mengalaminya
Merasa diri sebagai bangsa Indonesia 

Rasa bangsa saat ini tercabik-cabik
Oleh tipu daya yang apik

Kita harus sadar
Di mata dunia, Founding Father kita itu orang besar
Di segala masa, konsep mereka selalu segar,
dan menggelegar

Betapa tidak
UUD 1945 pasal tiga puluh tiga
mampu melindungi seluruh warga negara

Namun, kemana saja pejabat tinggi negara
Kok tidak segera mengamalkannya

Negara kita itu kaya
Tapi rakyatnya miskin
Sumber daya alam di sini gudangnya
Tapi hutangnya kayak segara

Ini pasti salah kelola
Anak kecilpun tahu
Tentunya tidak sederhana masalahnya
Tapi kita harus cari tahu

Arab Saudi menghitung total minyaknya
Sejak awal pengeboran sampai 60 tahun ke depan
Mereka menjualnya
Ditukar dengan kekayaan dan kesejahteraan
Kekayaan itu untuk menunjang potensi besar wisatanya

Trus, 
Negara kita bagaimana
Ah, sudahlah
Kamu tidur ajanya, Nak
Udah malam
waktunya tidur
Biarkan aku melayani nafsu birahi kelompok Globalis

Aku menggerutu
Dalam hati aku berseru
Ibu.... 
Jabatanmu itu tak lama
sebentar lagi kau menjadi rondo
Anak kekayaan negaramu akan diambil saja, tanpa peduli kamu siapa
Tanpa peduli tawaran tubuh kontrak mu kemarin bagaimana

Anak rewel
Tidur sana
Aku wis kebelet
Titik titik

Suruhan Kidul, 4 Juni 2020

3 komentar: