Pusat Studi GPS (Gender, Peace, and Security Centre) Universitas Monash Australia akan menggelar Webinar malam ini. Temanya adalah "COVID-19 dan Kekerasan Ekstrimisme: Perspektif Gender". Webinar akan dimulai pukul 19.00-20.30 WIB. Atau 22.00-23.30 WIB Waktu Clayton - Victoria setempat. Webinar di negara kita biasanya dimulai jam 19.30 atau 20.00 selesai pukul 22.00. Kalau di Australia masih mulai seminarnya.
Setiap dua minggu sekali, GPS mengadakan webinar. Lumayanlah bagiku ngeliat orang asing ato bule ngasih kuliah. Jika anda berkehendak mengikuti Webinar-nya atau sekedar menengok-nengok, silakan kunjungi https://www.monash.edu/arts/gender-peace-security/news-and-events
Webinar malam ini, akan dipandu oleh Dr Alexandra Phelan. Seorang Dosen Ilmu Politik dan Hubungan Internasional. Wakil Direktur (Deputy Director) GPS Monash. Bidang penelitian Dosen ini adalah Pemberontakan terhadap pemerintah dan aktivitas legitimasi.
Narasumber Webinar Gender ini ada lima. Pertama, Dr Fatima Akilu. Direktut Eksekutif Neem Foundation, Nigeria. Kedua, Professor Mia Bloom. Seorang Profesor komunikasi dan studi Timur Tengah di Universitas Negeri Georgia di Atlanta.
Narasumber ketiga adalah Dr Noor Huda Ismail. Beliau adalah orang Jawa Tengah. Dosen tamu di S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura. Narasumber keempat adalah Sanam Naraghi Anderlini MBE. Dia adalah advokat yang diakui dunia di bidang perempuan, perdamaian dan keamanan. Dia telah menulis banyak artikel dipublikasikan, termasuk tiga buku, yanng mempromosikan keterlibatan perempuan dalam pembangunan perdamaian. Narasumber kelima adalah Dr Cathrine Thorleifsson Ia meraih gelar PhD dalam bidang Antropologi dari London School of Economics and Political Science (2012).
Untuk mendaftarkan diri di Webinar malam ini, Klik link di bawah setelah tulisan "Register". Kemudian, jangan lupa untuk setting "Change Time Zone" agar waktu sesuai dengan waktu kita. Selamat menimba ilmu soko wong Asing. (MS)

Terima kasih. .infonya.. .
BalasHapusWah kalo ikut kudu lancar inggrisnya ini, pi untuk wawasan why not, thanks the information
BalasHapusLuar biasa mantab nya.... Manca
BalasHapus