Rabu, 20 Mei 2020

Selamat Mengolah Jiwa

Semoga kita selalu dalam keadaan sehat wal afiat. 
صحة والعافية
Sering kita mendengar doa ini. Sehat itu kondisi fisik yang baik. Sedangkan afiat adalah kondisi seseorang yang mampu beramal baik dengan fisik atau non fisik. Makna dibatas aku dengar dari Ustad Fatkhurohim, M. Pd (Kepala Madrasah MI NU Plus Wateskroyo) saat rapat. 

إن مع العسر يسرا
inna ma'al 'usri yusra. Bersama keadaan sulit ada kemudahan. Ini harus dan selayaknya disadari oleh setiap insan. Ayat al Quran tersebut sungguh menghibur. Betapa sedih kondisi kita saat ini, sadarilah bahwa disitu juga ada kebahagiaan. 

Sedih atau bahagia bukanlah persoalan yang dianggap oleh Allah. Innallah la yandzuru ila shuwarikum wa lakinnallah yandzuru ila qulubikum. Yang dipandang Tuhan adalah hatimu.

Hati adalah inti kehidupan seseorang. Hati menentukan hidup matinya seseorang. Saat orang tak menggunakan hati nurani, maka seolah dia tak hidup. Dia menjadi manusia tak berguna.

Pendulum kemajuan fisik manusia melesat bak roket. Namun, hati atau jiwa manusia penuh dengan misteri. Tak pernah maju sedikitpun. Seolah berulang-ulang tiap waktu.

Betapa maju kehidupan fisik kita dibanding Mbah-mbah kita. Namun, moral dan akhlak manusia, tak pernah maju rombongan. Bel pernah ada tablet yang bisa membuat seseorang menjadi pribadi yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Selamat mengolah jiwa.... 

1 komentar: